- Home >
- SERVER SOFTSWITCH, DIAGRAM VOIP, KONSEP KERJA PBX
Posted by : Yasyfi Oryza S.
Sunday, November 17, 2019
SERVER SOFTSWITCH, DIAGRAM VOIP, KONSEP KERJA PBX
A. Pengertian Softswitch
Softswitch adalah
suatu alat yang mampu menghubungkan antara jaringan sirkuit dengan jaringan
paket, termasuk di dalamnya adalah jaringan telpon tetap (PSTN), internet yang berbasis
IP, kabel TV dan juga jaringan seluler yang telah ada selama ini.
Menurut isc
(International softswitch concortium) definisi softswitch adalah suatu
perangkat yang memiliki kemampuan :
1.
Memilih
proses yang di terapkan pada suatu panggilan
2.
Routing
untuk panggilan dalam jaringan
3.
Mentransfer
kontrol panggilan ke elemen jaringan
Konsep kerja softswitch
Antara MCG dan MG sendiri akan saling berhubungan dengan protocol Megaco atau MGCP (Media Gateway Control Protocol). Sementara itu, satu MGC akan berhubungan dengan MGC lain, baik itu yang berada di jaringan yang sama maupun berbeda, dengan mengirimkan protocol sinyal tertentu. Untuk jaringan sirkit, MGC akan mengirimkan SS7 (Signalling System 7), maka MGC akan menggunakan H.323 atau SIP (Season Initiation Protocol).
Sedangkan MG sendiri ‘hanya’ akan bekerja sebagai converter antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket. Di sini fungsi softswitch menjadi hanya setara dengan ‘switch analog’ dan tidak akan memberikan layanan yang lain. MG juga bias bekerja di sisi pelanggan maupun penyedia layanan, dimana softswitch bukan hanya berfungsi sebagai converter, namun juga memberikan feature lebih, termasuk dial-tone tentunya. Pada posisi ini, maka softswitch akan bekerja lebih kompleks.
Antara MCG dan MG sendiri akan saling berhubungan dengan protocol Megaco atau MGCP (Media Gateway Control Protocol). Sementara itu, satu MGC akan berhubungan dengan MGC lain, baik itu yang berada di jaringan yang sama maupun berbeda, dengan mengirimkan protocol sinyal tertentu. Untuk jaringan sirkit, MGC akan mengirimkan SS7 (Signalling System 7), maka MGC akan menggunakan H.323 atau SIP (Season Initiation Protocol).
Sedangkan MG sendiri ‘hanya’ akan bekerja sebagai converter antara jaringan sirkuit dengan jaringan paket. Di sini fungsi softswitch menjadi hanya setara dengan ‘switch analog’ dan tidak akan memberikan layanan yang lain. MG juga bias bekerja di sisi pelanggan maupun penyedia layanan, dimana softswitch bukan hanya berfungsi sebagai converter, namun juga memberikan feature lebih, termasuk dial-tone tentunya. Pada posisi ini, maka softswitch akan bekerja lebih kompleks.
Komponen
– komponen softswitch
1.
Gateway Controller (GC) berfungsi untuk mengontrol
semua sesi layanan dan komunikasi, mengatur interaksi elemen-elemen jaringan
yang lain.
2.
Signaling Gateway (SG) suatu jembatan antara
jaringan SS7 dengan jaringan IP dibawah kendali dari MGC.SG hanya menangani
pensinyalan SS7
3.
Media Gateway (MG) berfungsi sebagai elemen
transport untuk merutekan trafik dalam jaringan softswitch dan juga mengirim
atau menerima trafik dari jaringan lain yang berbeda
4.
Feature Server (FS) menggunakan sumber daya dan
layanan yang terkait dengan komponen yang lain pada softswitch tersebut.
5.
Media Server (MS) fungsinya yakni, untuk
memperkaya softswitch dengan
kemampuan media. Misalnya yakni untuk menanggapi respon suara, tugas itu
akan dilakukan oleh media server.
Fungsi
Softswitch
§ Fungsi Switching Berkemampuan untuk menyambungkan dan
memutuskan hubungan sementara. Softswitch mampu
menghubungkan jaringan PSTN dengan jaringan IP dan juga melakukan pengaturan
trafik yang berupa suara,data dan video.
§ Fungsi
Kontrol Fungsi
kontrol bekerja berdasarkan instruksi pensinyalan yang datang dari luar atau
dari data yang disimpan oleh sentral telepon itu sendiri.
§ Fungsi persinyalan Mampu melakukan translasi
protokol, sehingga dapat menjamin interoperability antara
sistem signaling yang berbeda-beda seperti SS7, MGCP,IP, SIP, H.323 dan
lain-lain
§ Fungsi Interface
Mempunyai interface yang disebut application programming interface (API)
yang membuatnya mampu untuk menambahkan atau mengembangkan server-server yang digunakan untuk menambahkan service
Fitur
–fitur yang ada di softswitch
1.
Abreviated
dialing
2.
Call
forwading
3.
Call
waiting
4.
Cancel
call waiting
5.
Calling
line indetification presentasi ( ccip )
6.
Clip
on call waiting
7.
Conterence
call
8.
Confrex
Kelemahan
Softswitch
§ Tergantung pada satu vendor,
karena perangkat yang digunakan bersifat prepritary.
§ Investasi yang sangat tinggi.
§ Adanya fungsi kontrol, fungsi
layanan dan fungsi network melekat dalam sirkit switch, sehingga operator sulit
melakukan pengembangan dan diversivikasi layanan.
Keuntungan
Softswitch
§ Konstruksi : jaringan dapat dibangun dengan
biaya minimal, bandingkan jika kamu membangun sebuah sentral besar ??
§ Operasi
dan pemeliharaan :
biaya operasi dan pemeliharaan jaringan terpadu akan lebih ekonomis dan mudah
dibanding dengan jaringan yang terpisah
§ Layanan : jaringan bisa memberikan
layanan nilai tambah yang dapat meningkatkan daya saing perusahaan
§ Customer : jaringan bisa memberikan
layanan yang lebih personal yang mendukung upaya pemeliharaan dan penambahan
pelanggan.
Dalam Media gateway terbagi
menjadi trunk gateway dan access gateway
§ Trunk
gatewayadalah media
gateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch
class 4, yaitu merutekan trafik dari jaringan PSTN/PLMN (jaringan
mobile). Trunk gateway akan melakukan proses konversi terhadap format transmisi
jaringan terhubung yang berbeda beda, baik format sinyal trafik maupun
signaling atau protokolnya
§ Acces
gateway adalah
media gateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch
class 5 untuk menghubungkan softswitch dengan
jaringan korporasi atay terminal pelanggan (CPE).
Manfaat
Softswitch
1.
Teknologi
Softswitch mampu menghubungkan antara internet, jaringan wireless, jaringan
kabel dan jaringan telepon tradisional.
2.
Jaringan
pusat (core network) dapat dicapai menggunakan Softswitch.
3.
Softswitch
memampukan jaringan telepon untuk berkomunikasi dengan jaringan data/internet
dan sebaliknya
B.
DIAGRAM KOMUNIKASI VOIP
A. Diagram VoIP
B. PROSES KERJA DALAM
KOMPONEN DIAGRAM VOIP
Prinsip
kerja VoIP adalah mengubah suara analog yang didapatkan dari speaker pada
Komputer menjadi paket data digital, kemudian dari PC diteruskan melalui Hub/
Router/ ADSL Modem dikirimkan melalui jaringan internet dan akan diterima oleh
tempat tujuan melalui media yang sama. Atau bisa juga melalui melalui media
telepon diteruskan ke phone adapter yang disambungkan ke internet dan bisa
diterima oleh telepon tujuan.
C. PENGERTIAN DAN CARA KERJA PBX
A. Pengertian
PBX atau private branch exchange adalah penyedia layanan telepon yeng melayani pertukaran telepon dengan pusat di dalam suatu perusahaan, dan menjadi penghubung antara telepon dari publik ke telepone perusahaan atau jaringan telepon dari perusahaan ke anak perusahaan lainnya di area yang lebih luas atau untuk publik .
PBX menghubungkan antara telepon dalam perusahaan dengan jaringan internal dan menghubungkan juga telepon dalam perusahaan dengan jaringan telepon publik (PSTN - public switched telephone network) melalui trunk , yaitu penghubung jalur komunikasi antara pengirim dengan penerima melalui central office) . Jaringan ini menggabungkan telepon dengan faksimile, modem, dan hal lain.
PBX dibedakan dari 'sistem kunci' yang di lakukan pengguna secara manual ketika ia menekan nomor tujuan , maka dari itu secara otomatis PBX akan menuju jalur sesuai dengan nomor yang dituju pengguna . System ini disebut Hybrid System.
B. Cara Kerja PBX
Sebuah sistem IP PBX terdiri dari satu atau lebih telepon SIP , server IP PBX dan secara opsional VOIP gateway untuk terhubung ke jalur server , client SIP , baik berupa software (softphone) atau perangkat keras berbasis ponsel , mendaftar ke server IP PBX untuk melakukan panggilan IP PBX , memiliki semua daftar ponsel atau pengguna dan alamat sesuai dengan SIP mereka dan demikian dapat menghubungkan panggilan internal atau rute panggilan eksternal baik melalui gateway VOIP atau menyedia layanan VOIP.


