- Home >
- ANALISIS KEBUTUHAN BANDWIDTH
Posted by : Yasyfi Oryza S.
Sunday, November 17, 2019
ANALISIS KEBUTUHAN
BANDWIDTH
1. Pengertian
Bandwidth
Bandwidth adalah suatu nilai
konsumsi transfer data yang dihitung dalam bit per detik atau yang biasanya
disebut dengan bit per second (bps) , antara server dan client dalam waktu
tertentu. Bandwith dapat didefinisikan sebagai kapasitas luas atau lebar
cakupan frekuensi yang dipakai oleh sinyal dalam media transmisi. Jadi dapat
disimpulkan bandwith yaitu kapasitas maksimum dari suatu jalur komunikasi yang
dipakai untuk mentransfer data dalam hitungan detik. Fungsi bandwidth yaitu
untuk mengitung transaksi data.
Troughput
adalah bandwith yang relatis yang diukur dengan satuan waktu tertentu dan pada
kondisi jaringan tertentu yang digunakan untuk mentransfer file dengan ukuran
tertentu.
Bandwidth terbagi menjadi 2,
yaitu :
a) Bandwidth Digital adalah jumlah atau volume sutu data (dalam
satuan per detik (bps)) yang dapat dikirimkan melaui sebuah saluran komunikasi
tanpa adanya distorsi.
b) Bandwidth Analog adalah perbedaan antara frekuensi terendah dan
frekuensi tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hz
(Hertz) yang dapat menentukan banyaknya informasi yang dapat ditransmisikan
dalam suatu saat.
2. Kebutuhan
Bandwidth dalam Jaringan
Agar
penggunaan bandwidth dalam jaringan lebih efektif, klien harus mengetahui
kebutuhan layanan untuk dirinya, sehingga dapat menghitung atau mempekirakan
total bandwidth yang dibutuhkan. Semakin besar bandwidth yang digunakan semakin
besar juga pembayaran bulanan pada ISP.
3. Analisis
Kebutuhan Bandwidth
Contoh menganalisis kebutuhan bandwidth di sekolahan :
Penggunaan
internet di sekolahan banyak digunakan untuk layanan web atau browsing. Layanan
web membutuhkan bandwith minimal 128 kbps. Kalau di sekolah tersebut terdapat 2
Lab komputer masing-masing ruangan terdapat 40 komputer (40 x 2 = 80 komputer).
Jadi, kebutuhan bandwith adalah 128 kbps x 80 = 10240 kbps atau 10 mbps.
