Recent post
Archive for August 2019
OSI (Open System
Interconnection)
1. Pengertian
OSI (Open System Interconnection)
OSI (Open System
Interconnection) adalah sebuah model arsitektural jaringan
ang dikembangkan oleh ISO (International Organization for Standardization) di
Eropa pada tahun 1977. Model ini disebut juga dengan model “ Model Tujuh Lapis
OSI “ (OSI Seven Layer Model). Karena terdapat 7 layer pada model OSI, Setiap
layer bertanggungjawab secara khusus pada proses komunikasi data. Misalnya,
satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara
layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses
transfer data berlangsung.
2. Tujuan Model OSI
Tujuan utama
penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi
dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk
jenis-jenis protokol jaringan dan metode transmisi.
3. Penjelasan Model 7
Lapis Layer pada Model OSI
a. Aplication
Layer
Aplication
Layer berfungsi
sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur
bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan
kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP,
SMTP, DNS, TELNET, NFS dan POP3.
b. Presentation
Layer
Presentation
Layer berfungsi
untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam
format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam
level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti
layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual
Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
c. Session
layer
Session layer berfungsi untuk
mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan.
Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama. Protokol yang berada
dalam lapisan ini adalah RPC (Remote Procedure Call), dan DSP
(AppleTalk Data Stream Protocol).
d. Transport
layer
Transport
layer berfungsi
untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan
kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router
dan switch layer-3. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah DDP
(Delivery Datagram Protocol), Net BEUI, ARP, dan RARP (Reverse ARP).
e. Data-link
layer
Data-link layer berfungsi untuk
menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut
sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow
control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control
Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan
seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE
802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link
Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
f. Physical
layer
Physical layer berfungsi untuk
mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit,
arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi
jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana
Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.
Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah Ethernet, FDDI (Fiber
Distributed Data Interface), ISDI, dan ATM.
A. Pengertian
Standar Komunikasi
Standar Komunikasi
adalah jaringan telekomunikasi yang di rancang untuk melayani berbagai macam
pengguna yang menggunakan berbagai macam perangkat yang berasal dari vendor
yang berbeda.
B. Standar
Organisasi
1. Internet
Engginering Task Force (IETF)
Internet Engginering
Task Force (IETF) merupakan badan dunia yang menjadi kunci
di balik perkembangan internet yang bisa menggambil jalan demokratis, terbuka,
open standart, praktis dalam mengadopsi yang terbaik yang ada lapangan yang
lebih penting lagi IETF lebih cepat berkembang dan terkenal dalam komunikasi
data dan internet. Cukup masuk akal karena IETF memang besar bersama internet
dan protokol IP .
2. International
Telecommunications Union (ITU)
International
Telecommunications Union (ITU) merupakan tempat berkumpulnya para
Regulator Telekomunikasi dan operator telekomunikasi (termasuk Telkom,
Telkomsel dan Indosat) yang secara tradisional akan memilih jalur formal resmi
dan sanggat top down.
3. International
Standarts Organisation (ISO)
International
Standarts Organisation (ISO) merupakan sebuah badan
multinasional yang di dirikan tahun 1947 yang bernama International Standarts
Organisation sebagai badan yang melahirkan standar-standar aspek dengan
model OSI. OSI adalah open system interconnetion yang
merupakan himpunan protokol yang memungkinkan terhubungnya 2 sistem yang
berbeda yang berasal dari underlying archetictureyang berbeda pula.
4. American
National Standards Institute (ANSI)
American National
Standards Institute (ANSI) merupakan sebuah kelompok yang
mendefinisikan standar Amerika Serikat untuk industri pemrosesan informasi.
ANSI berpartisipasi dalam mendefinisikan standar protokol jaringan dan
merepresentasikan Amerika Serikat dalam hubungannya dengan badan-badan penentu
standar International lain, misalnya ISO. Ansi adalah organisasi sukarela yang
terdiri atas anggota dari sektor usaha, pemerintah, dan lain-lain yang
mengkoordinasikan aktivitas yang berhubungan dengan standar, dan memperkuat
posisi Amerika Serikat dalam organisasi standar nasional. ANSI membantu dalam
hal komunikasi dan jaringan. ANSI adalah anggota IEC dan ISO.
5. Electronic
Industries Association (EIA)
Electronic Industries
Association (EIA) merupakan organisasi perusahaan elektronik
nasional Amerika Serikat dan anggota asosiasi dagang ANSI. Komite TR30
bertanggung jawab untuk pengembangan dan perawatan standar industri untuk
antarmuka antara peralatan pemrosesan data dan komunikasi data. Ini termasuk
antarmuka 1 lapis, antarmuka antara mesin pengguna dengan modem, konverter
sinyal, kualitas pada antarmuka, dan keceptan pensinyalan. Komite ini
bertanggung jawab untuk pengembangan antarmuka RS-232-C EIA yang merupakan
standar industri sekarang (ini mirip dengan antarmuka V.24 standar CCITT).
Komite TR30 disajikan dalam Subkomite ANSI X3S3 dalam transmisi data.
6. Federal
Communications Commision (FCC)
Federal Communications
Commision (FCC) merupakan sebuah organisasi pemerintahan yang dibentuk
oleh Federal Communication Act pada tahun 1934 di Amerika.
Organisasi ini mempunyai hak pengaturan telekomunikasi meliputi radio, video,
telepon dan komunikasi satelit.
Navigation






